Kalimantan TimurNasionalSamarinda

Mensos Dorong Lima Sekolah Rakyat di Kaltim Mulai Beroperasi Tahun 2025

141
×

Mensos Dorong Lima Sekolah Rakyat di Kaltim Mulai Beroperasi Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Mensos RI di Samarinda bahas Sekolah Rakyat di Kaltim (Mensos)

Tandapena.id, Samarinda – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendorong agar lima Sekolah Rakyat di Kalimantan Timur (Kaltim) segera dipersiapkan dan bisa mulai berjalan pada tahun 2025. Hal ini ia sampaikan dalam Dialog Pilar-Pilar Sosial di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Sabtu (10/05/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, sejumlah aset dan bangunan yang diusulkan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah diasesmen oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Jika dinyatakan layak, hasil asesmen tersebut akan segera dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto agar program ini menjadi prioritas nasional.

“Insyaallah, dengan dukungan dari Gubernur Kaltim, kami sudah mendapatkan izin untuk menyurvei salah satu gedung yang sangat siap dimulai tahun ini,” ujarnya.

Dua lokasi yang diusulkan sebagai calon Sekolah Rakyat adalah SMAN 16 dan SMA Melati di Samarinda. Kedua bangunan tersebut akan melalui proses survei kelayakan oleh Kementerian PU sebelum digunakan.
Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 300 pengajuan dari berbagai kabupaten/kota untuk pendirian Sekolah Rakyat. Namun, baru sekitar 100 usulan yang telah diverifikasi dan siap untuk penyelenggaraan tahun ini.

Terkait pembiayaan, seluruh kebutuhan operasional Sekolah Rakyat akan ditanggung oleh APBN. Ini mencakup seragam, perlengkapan sekolah, makan gratis harian, hingga kebutuhan operasional lainnya.

“Untuk makan, nanti ditangani oleh Badan Gizi Nasional,” tambahnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Ia juga mengajak para Pilar Sosial untuk aktif memverifikasi calon siswa agar tepat sasaran.

“Datangi rumahnya, pahami kondisinya, dan pastikan mereka memang layak bersekolah di Sekolah Rakyat,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen penuh mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai Sekolah Rakyat selaras dengan program prioritas pemerintah provinsi yang telah menggratiskan pendidikan dari SD hingga SMP di beberapa daerah.

“Kami juga gratiskan seragam dan iuran BPJS kesehatan agar penghasilan orang tua bisa digunakan untuk kebutuhan hidup lainnya,” janjinya.

Rudy menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas demi masa depan anak-anak Kaltim yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *