Tandapena.id, Balikpapan – PKB Kalimantan Timur mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilu 2029. Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan pihaknya memasang target besar untuk meraih 11 kursi di DPRD Kaltim sebagai syarat untuk bisa mengusung calon gubernur tanpa berkoalisi pada Pilgub 2029.
Menurut Syafruddin, target tersebut bukan sekadar ambisi politik, tetapi langkah strategis agar PKB dapat tampil lebih kuat dalam percaturan politik daerah. Dengan perolehan kursi yang lebih besar, PKB disebutnya akan lebih leluasa mendorong figur terbaik untuk maju sebagai calon gubernur.
“Kalau mau mengusung sendiri pada pemilihan gubernur nanti, PKB harus punya minimal 11 kursi. Ini bukan hanya target, tapi kebutuhan agar PKB bisa benar-benar menentukan arah pembangunan Kaltim ke depan,” ujar Syafruddin.
Ia menilai PKB memiliki basis dukungan yang terus tumbuh, ditambah konsolidasi internal yang semakin solid. Struktur partai di tingkat kabupaten dan kota juga disebutnya siap bekerja lebih maksimal pada pemilu mendatang.
Selain menargetkan kursi parlemen, PKB Kaltim juga akan memperkuat rekruitmen calon legislatif sejak dini. Syafruddin menyebut partainya membutuhkan figur-figur yang memiliki akar kuat di masyarakat dan rekam jejak yang meyakinkan.
“Kita butuh caleg yang bukan hanya populer, tetapi benar-benar dipilih karena kerja nyata dan kedekatannya dengan rakyat. Ini yang sedang kami siapkan,” jelasnya.
Syafruddin juga menegaskan bahwa PKB akan terus melakukan pendekatan komunitas, memperluas basis suara, serta memastikan program-program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari strategi politik partai.
Dengan penataan struktural, penguatan basis massa, dan strategi rekruitmen yang lebih selektif, PKB Kaltim optimistis target 11 kursi DPRD bukan hal yang mustahil. Syafruddin menegaskan bahwa partainya berkomitmen menjadi kekuatan politik yang mampu memberikan arah baru bagi pembangunan Kalimantan Timur.











