BontangInfografisKalimantan TimurNewsSamarinda

Dhion Ukir Sejarah, Raih Dua Emas di Porwada Kaltim 2025: Wartawan Pun Bisa Jadi Juara! – judul

14
×

Dhion Ukir Sejarah, Raih Dua Emas di Porwada Kaltim 2025: Wartawan Pun Bisa Jadi Juara! – judul

Sebarkan artikel ini
Dhion (kanan) atlet Pokja PWI Samarinda pada Porwada Kaltim 2025, di Bontang.(Tandapena.id)

Tandapena.id – Sosok jurnalis muda asal Samarinda, Murdiono atau yang akrab disapa Dhion, menorehkan tinta emas di ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025. Wartawan Divisi.id itu sukses mengguncang arena olahraga dengan dua medali emas dari cabang Atletik dan Futsal, membuktikan bahwa wartawan tak hanya tangguh dalam menulis berita, tetapi juga piawai menorehkan prestasi di lapangan.

Ajang Porwada Kaltim 2025 yang berlangsung selama tiga hari, 17–19 Oktober 2025 di Kota Bontang, mempertemukan ratusan jurnalis dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Mereka bertanding dengan penuh sportivitas, memperkuat solidaritas antarinsan pers lewat semangat olahraga.

Dalam cabang Atletik, Dhion tampil luar biasa. Dengan kecepatan dan determinasi tinggi, ia berhasil finis pertama di nomor lari 100 meter, menyingkirkan pelari dari Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Timur, dan tuan rumah Bontang.

“Jujur, saya tidak menyangka bisa sampai meraih emas. Awalnya hanya ingin berpartisipasi dan meramaikan acara. Tapi semangat teman-teman di lintasan membuat saya berlari seolah tanpa beban,” ucap Dhion usai menerima medali, Senin (20/10/2025).

Belum puas di lintasan, Dhion kembali mencuri perhatian di cabang Futsal. Bermain sebagai pemain sayap untuk tim wartawan Pokja PWI Samarinda, ia menjadi motor serangan dengan satu gol pembuka dan dua assist yang memastikan kemenangan telak 6–1 atas tim wartawan Bontang di partai final.

“Kami bermain bukan untuk mencari sensasi, tapi ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa berprestasi di luar meja redaksi. Olahraga menyatukan kami,” tegasnya dengan semangat membara.

Dua medali emas ini kian menegaskan kiprah Dhion sebagai jurnalis berprestasi yang juga menjaga keseimbangan antara pikiran tajam dan fisik tangguh.

“Bagi saya, jurnalisme butuh stamina dan ketahanan mental. Olahraga membantu menjaga keduanya tetap hidup,” ujar Dhion penuh makna.

Sukses ini juga memperpanjang catatan manis Pokja PWI Samarinda, yang kembali mempertahankan gelar juara Futsal Porwada dua tahun berturut-turut (2024–2025).

“Ini bukan sekadar kemenangan, tapi komitmen untuk terus menjaga tradisi juara. Kami berharap bisa kembali mempertahankan medali emas pada Porwada 2026 di Balikpapan nanti,” pungkas Dhion dengan optimis.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *