Kalimantan Timur

Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Intimidasi Jurnalis, AJI Samarinda Desak Evaluasi Protokoler

259
×

Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Intimidasi Jurnalis, AJI Samarinda Desak Evaluasi Protokoler

Sebarkan artikel ini

Tandapena.id, Samarinda – Seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, diduga melakukan tindakan intimidatif terhadap seorang jurnalis saat sesi doorstop wawancara. Dalam insiden tersebut, ajudan tersebut dikabarkan melontarkan pernyataan bernada ancaman, “Tolong tandai wartawan ini,” sambil mendekati jurnalis yang bersangkutan.

Peristiwa itu mendapat sorotan tajam dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Samarinda. Ketua AJI Samarinda, Yudha Almerio, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik, yang merupakan pelanggaran terhadap prinsip kebebasan pers.

“Doorstop merupakan bagian dari kerja jurnalistik yang bersifat spontan dan tidak dapat dibatasi, termasuk dalam hal jenis pertanyaan yang diajukan,” ujar Yudha, Kamis (24/7/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa insiden serupa telah terjadi dua kali dalam bulan Juli ini, yang menurutnya mencerminkan minimnya pemahaman aparat pendamping pejabat terhadap tugas dan ruang kerja jurnalis.

Pemprov Kaltim Minta Maaf, Gubernur Janji Perbaikan

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Pemprov Kaltim, Syarifah Alawiyah, menyatakan bahwa insiden itu tidak disengaja. Ia meminta agar situasi tidak dibesar-besarkan, mengingat kondisi ajudan saat itu yang disebut sudah lelah setelah menjalani berbagai agenda.

“Mungkin ajudan tersebut hanya bersikap tegas karena kelelahan. Kami berharap rekan-rekan media dapat memaklumi,” ujarnya.

Namun demikian, AJI Samarinda tetap menegaskan pentingnya evaluasi terhadap standar kerja staf protokoler dan ajudan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keterbukaan informasi, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan permintaan maaf dan berkomitmen membangun komunikasi yang lebih baik dengan insan pers.

“Kami akan menjadwalkan silaturahmi rutin dengan media agar hubungan tetap harmonis dan suasana kerja tetap kondusif,” ucap Rudy.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *