Kalimantan Timur

Pupuk Kaltim Jamin Stok Pupuk Subsidi 257 Ribu Ton untuk 2025

183
×

Pupuk Kaltim Jamin Stok Pupuk Subsidi 257 Ribu Ton untuk 2025

Sebarkan artikel ini
Gambar Gedung Pupuk Kaltim. (istimewa)

Tandapena.id, Kaltim – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memastikan ketersediaan stok pupuk subsidi sebanyak 257.212 ton hingga 16 Maret 2025, untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah tanggung jawabnya. Perusahaan optimis dapat memenuhi target produksi dan penyaluran pupuk subsidi sepanjang tahun ini, serta mendukung program swasembada pangan pemerintah.

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjamin ketersediaan stok pupuk subsidi sebanyak 257.212 ton hingga 16 Maret 2025. Stok ini terdiri dari 215.430 ton Urea, 21.834 ton NPK Phonska, dan 19.948 ton NPK Kakao, yang akan disalurkan ke wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

“Pupuk Kaltim terus memastikan ketersediaan pupuk berkualitas bagi para petani Indonesia, terutama wilayah yang menjadi tanggung jawab Pupuk Kaltim. Pupuk Kaltim optimis dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani selama tahun 2025 ini,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo.

Pupuk Kaltim mendapat penugasan untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi sebanyak 1.139.021 ton Urea, 370.742 ton NPK Phonska, dan 147.798 ton NPK Kakao dari total alokasi pupuk subsidi nasional sebesar 9,55 juta ton. Hingga 16 Maret 2025, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 222.040 ton pupuk bersubsidi.

Dengan kapasitas produksi 3.430.000 ton Urea dan 300.000 ton NPK per tahun, Pupuk Kaltim optimis mencapai target produksi 6.425.000 ton sepanjang 2025.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga mendorong kemandirian industri petrokimia nasional dengan membangun pabrik soda ash pertama di Indonesia, yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2027. Pabrik ini akan menyerap 170.000 ton karbon dioksida per tahun dan menciptakan lebih dari 800 lapangan kerja.

“Pupuk Kaltim berkomitmen berperan aktif dalam peningkatan produktivitas pertanian dan mendorong industri petrokimia dalam negeri. Melalui inovasi dan penerapan teknologi, kami berharap dapat berkontribusi nyata untuk program-program prioritas pemerintah,” kata Soesilo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *