Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim Canangkan Program Umrah Gratis bagi Marbot Masjid

113
×

Gubernur Kaltim Canangkan Program Umrah Gratis bagi Marbot Masjid

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dalam kegiatan salat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Samarinda. (istimewa)

Tandapena.id, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan apresiasi kepada para marbot atau penjaga masjid di Kalimantan Timur.

Salah satu bentuk penghargaan yang diberikan adalah program umrah gratis yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur dalam kegiatan salat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Samarinda, pada Rabu (05/03/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Mas’ud menekankan pentingnya menjaga salat Subuh sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan.

“Jaga Subuhnya! Karena siapa yang mampu menjaga salat Subuhnya, maka ia akan mendapatkan banyak manfaat,” ujar Rudy di hadapan para jamaah.

Sebagai bagian dari program apresiasi kepada marbot, Pemprov Kaltim mengharapkan setiap masjid dan langgar memiliki sertifikasi atau identitas yang jelas untuk mendukung pelaksanaan program umrah gratis ini.

Gubernur menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga harus berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pembinaan masyarakat.

Selain itu, Rudy juga mendorong masyarakat untuk menghargai pemuka agama lain sebagai bentuk menjaga keberagaman dan toleransi di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, digelar pula dialog interaktif bersama remaja masjid dan pemuda Kaltim. Dalam sesi tanya jawab, dua siswa SMA Negeri 3 Samarinda, Muhammad Tegar dan Andromeda, menanyakan visi Gubernur dalam bidang pendidikan di Kaltim.

Menanggapi hal itu, Rudy menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di Kaltim dapat mengenyam pendidikan minimal hingga usia 16 tahun, bahkan hingga jenjang S3.

“Program-program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaltim, baik dalam bidang keagamaan maupun Pendidikan,’’ pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *