Tandapena.id, Jakarta – PT. Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya terhadap praktik keberlanjutan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Dalam ajang bergengsi ini, Pupuk Kaltim berhasil mempertahankan PROPER Kategori Emas untuk kedelapan kalinya berturut-turut. Selain itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, juga dianugerahi penghargaan Green Leadership Madya, yang mencerminkan kepemimpinan perusahaan dalam inovasi dan keberlanjutan lingkungan.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Budi Wahju Soesilo dalam acara Anugerah Lingkungan PROPER yang digelar di Jakarta. Dalam sambutannya, Hanif Faisol menegaskan bahwa penghargaan PROPER dan Green Leadership diberikan untuk mendorong dunia industri agar semakin berinovasi dan bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“Selama hampir dua dekade, PROPER telah menjadi instrumen penting dalam mendorong kepatuhan dan pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan industri. Kami berharap penghargaan ini semakin memacu perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam aspek keberlanjutan,” ujar Hanif Faisol.
PROPER merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap prinsip kelestarian lingkungan. Peringkat Emas, yang kembali diraih oleh Pupuk Kaltim, merupakan pencapaian tertinggi bagi perusahaan yang dinilai konsisten dalam menjalankan bisnis yang beretika terhadap lingkungan dan masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus menandai delapan tahun berturut-turut Pupuk Kaltim mempertahankan peringkat tertinggi dalam PROPER, membuktikan dedikasi perusahaan dalam praktik keberlanjutan. Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari inovasi dan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kelestarian lingkungan.
“Pupuk Kaltim akan terus berupaya menciptakan inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup. Keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, tetapi juga komitmen jangka panjang kami untuk generasi mendatang,” ungkapnya.
Dengan pencapaian ini, Pupuk Kaltim semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor industri yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan. (*)











