DPRD Prov. Kaltim

Abdul Giaz Resmi Duduki Kursi DPRD Kaltim, Siap Jadi Penyambung Lidah Rakyat

118
×

Abdul Giaz Resmi Duduki Kursi DPRD Kaltim, Siap Jadi Penyambung Lidah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Abdul Giaz (jas hitam) resmi dilantik jadi Anggota DPRD (PAW) gantikan Saifuddin Zuhri.(istimewa)

Tandapena.id, Samarinda – Politikus Partai NasDem, Abdul Giaz, secara resmi mengisi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menggantikan Saifuddin Zuhri, yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Samarinda.

Pelantikan Abdul Giaz dilaksanakan dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Kaltim, Senin (10/2/2025), dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud.

Abdul Giaz, yang dikenal sebagai sosok kritis terhadap kebijakan publik, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia juga berencana memanfaatkan media sosial, yang selama ini menjadi andalannya dalam menyuarakan kritik terhadap pemerintah.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan terus menjadi penyambung lidah rakyat,” tegas Abdul Giaz usai dilantik.

Sebelumnya, nama Abdul Giaz sempat mencuat setelah kritikannya terhadap kondisi jalan di Samarinda memicu respons cepat dari Pemerintah Kota Samarinda.

Kini, sebagai anggota dewan, ia berjanji akan fokus pada perbaikan infrastruktur dan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Bismillah, saya akan bekerja sama dengan semua pihak, termasuk Pak Andi Harun, untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan rakyat,” ujarnya.

Abdul Giaz juga menyampaikan bahwa banyak agenda yang akan ia usung selama masa jabatannya. “Masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Saya akan fokus pada isu-isu strategis yang berdampak langsung pada masyarakat,” tambahnya.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menjelaskan bahwa pelantikan Abdul Giaz merupakan bagian dari proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang wajib dilakukan setelah Saifuddin Zuhri terpilih sebagai Wakil Wali Kota Samarinda dalam Pilkada 2024.

“Dengan terpilihnya Pak Saifuddin sebagai Wakil Wali Kota, posisinya di DPRD Kaltim menjadi lowong. Oleh karena itu, kami melantik Pak Abdul Giaz sebagai penggantinya,” jelas Hasanuddin.

Selain itu, Hasanuddin juga menyebutkan bahwa masih ada satu posisi anggota DPRD Kaltim yang kosong, yaitu posisi Seno Aji. Namun, proses PAW untuk posisi tersebut masih menunggu keputusan internal partai.

“Untuk PAW Pak Seno, kami belum bisa memastikan kapan pelantikannya karena masih dalam proses internal partai. Jika sudah ada SK dari Menteri, kami akan segera memprosesnya agar jumlah anggota DPRD kembali lengkap,” ujarnya.

Hasanuddin menegaskan bahwa DPRD Kaltim hanya melaksanakan keputusan yang telah ditetapkan. Meski informasi beredar bahwa SK terkait PAW Seno sudah sampai di Sekretariat DPRD, tanggal pelantikannya masih belum dipastikan.

“Saat ini, jumlah anggota DPRD Kaltim masih kurang satu, yaitu baru 54 orang,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya Abdul Giaz, harapan baru muncul bagi masyarakat Kaltim. Sosoknya yang dikenal vokal dan dekat dengan rakyat diharapkan mampu membawa perubahan positif, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan kebijakan publik yang pro-rakyat.

“Saya akan bekerja sepenuh hati untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak lagi terabaikan,” janji Abdul Giaz.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *